Beginilah Proses Sedot Lemak Liposuction

Saatnya Beralih Dengan Cara Yang Lebih Sehat
Bersama SmartDetox, Turun 10 kilo dalam 20 hari
>>> Selengkapnya <<<

DapurDetox – Proses Sedot Lemak Liposuction. Berkembangnya teknologi membuat manusia menemukan cara lain untuk mengatasi permasalahan berat badan. Menghilangkan lemak berlebihan pada tubuh  biasanya memang hanya dilakukan dengan diet, olahraga dan pola hidup yang sehat. Liposuction atau biasa dikenal dengan proses sedot lemak hadir dari perkembangan teknologi saat ini yang menjadi salah satu opsi lain mengatasi permasalahan berat badan.

solusi aman operasi sedot lemak

Sedot lemak diawali dengan menandai area pada bagian tubuh tertentu (marking). Bagian tubuh yang ditandai biasanya sebelum proses sedot lemak adalah area leher, lengan, perut, dada, punggung, pinggang atau paha. Proses penandaan tersebut dilanjutkan dengan membuat sayatan kecil pada bagian yang akan diproses. Setelah itu cairan tumescent berupa larutan campuran lidocain, adrenalin, bicnat dan NaCl dimasukan untuk memudahkan proses sedot lemak dan mengurangi pendarahan pada pasien.

Proses sedot lemak selanjutnya adalah tahap penghancuran lemak yang dilakukan dengan menggunakan peralatan laser (vaser), mekanik  (microaire) bahkan secara manual. Setelah beberapa menit barulah dilakukan sedot lemak melalui proses penyedotan. Biasanya setelah selesai proses sedot lemak, area tubuh akan dibungkus dengan menggunakan korset khusus (compress garment) dan harus digunakan oleh pasien selama 3-6 bulan. Tujuannya adalah untuk mengurangi bengkak dan nyeri pada saat pasien bergerak. Proses penyembuhan pasien pun bisa dengan cara penggunaan terapi Frekuensi Radio (RF).

Banyaknya lemak yang diangkat ketika proses sedot lemak bergantung pada jumlah cairan tumescent yang diberikan pada tubuh pasien. Pasien sedot lemak dengan proses pembiusan lokal lebih aman bila menggunakan kurang dari 5000 cc cairan. Dalam hal ini pasien diperbolehkan pulang tanpa harus melalui rawat inap. Sedangkan ada pasien yang memerlukan lebih banyak cairan tumescent (lebih dari 5 Liter) disarankan untuk melakukan rawat inap selama 1-2 hari untuk observasi keadaan umum pasien pasca operasi. Prosedur ini bisa dilakukan jika menggunakan pembiusan lokal atau umum.

Pasien sedot lemak biasanya tidak akan langsung mengalami perubahan pada bentuk tubuhnya. Justru pembengkakan dan memar di area penyedotan akan terjadi pada 2-3 minggu pasca operasi, sehingga membuat tubuh seolah  tampak lebih besar. Tapi hal tersebut tidak akan berlangsung lama. Biasanya, pasien akan merasakan hasilnya pada satu bulan pasca operasi dan hasil terbaik pada 3-6 bulan pasca sedot lemak.

Meski hasilnya akan memuaskan, tak sedikit juga teknik sedot lemak yang menyebabkan komplikasi pada tubuh pasein, seperti infeksi, pendarahan, asimetri, seroma, nekrosis kulit serta kematian. Namun pengerjaan yang teliti oleh tenaga ahli di bidangnya akan menjauhkan pasien dari hal tersebut.

Hasil sedot lemak akan terlihat lebih maksimal jika pasien melakukan diet dan olahraga secara teratur. Pola makan dan gaya hidup sehat harus tetap dilakukan oleh para pasien untuk mencegah kembali terjadinya penumpukan lemak pada bagian tubuh.

Sebenarnya ada cara yang lebih aman dan sehat dari pada sedot lemak atau liposuction tersebut. Salah satunya adalah dengan mengikuti program yang bisa melangsingkan dan detoksifikasi seluruh tubuh hanya dengan 20 hari saja bernama Smart Detox. Info lebih lanjut Tentang Program DETOX Untuk Turun Berat Badan Dalam 20 hari Klik Disini

Jika Anda masih peduli terhadap kesehatan dan masa depan, bijak sekali jika Anda tidak datang ke Tempat Klinik Sedot Lemak (Liposuction). Anda tidak hanya menghabiskan banyak uang, melainkan juga kesehatan Anda terancam untuk hasil turun berat badan yang sesaat. Solusi terbaik bagi Anda adalah dengan mengkonsumsi Smart Detox selama 20 hari saja, berat anda akan turun sebesar 7 – 12 kg dan tubuh Anda pun bugar dan sehat.




tips sehat dan langsing 20 hari

%d blogger menyukai ini: