Inilah Penyebab Diet Kalori Tidak Bertahan Lama

Saatnya Beralih Dengan Cara Yang Lebih Sehat
Bersama SmartDetox, Turun 10 kilo dalam 20 hari
>>> Selengkapnya <<<

Dapur Detox – Inilah Penyebab Diet Kalori Tidak Bertahan Lama. Artikel berikut akan membahas penyebab diet kalori tidak bertahan lama. Diet kalori merupakan salah satu diet yang biasanya dilakukan kebanyakan orang. Namun, mayoritas dari mereka yang melakukan diet kalori mendapatkan hasil yang tidak bertahan lama. Inilah penyebab diet kalori tidak bertahan lama.

Sering kali mereka yang diet kalori mengalami hal seperti berat badan naik dengan cepat. Ada juga dari mereka yang malah tidak turun berat badan sama sekali. Serta tidak jarang ada yang ketergantungan dengan suplemen untuk diet kalori tersebut.

Sebenarnya diet kalori memiliki prinsip kalori masuk sama dengan kalori keluar. Pola makan Anda akan disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari Anda. Biasanya mereka yang diet kalori menggunakan suplemen tertentu untuk menunjang asupan gizi agar tetap kuat meski asupan kalori lebih sedikit dari biasanya. Hal tersebut sering kali membuat ketergantungan ketika suplemen tersebut tidak dikonsumsi dan membuat berat badan tidak turun kembali atau bahkan bisa naik drastis. Hal tersebut dikenal dengan nama Yo-Yo Effect.

Detox-v-dieting-and-the-yo-yo-diet

Kenapa berat badan bisa naik drastis setelah diet kalori? Jawabannya tidak lain adalah karena terdapat toksin atau zat racun dalam tubuh. Toksin berupa sisa pembuangan yang tidak maksimal dikeluarkan karena fungsi organ untuk pengeluarannya tidak berfungsi optimal sementara pola hidup kita memasok kadar toksin lebih banyak. Toksin bisa berada pada 6 organ penting tubuh kita. Dampaknya  selain kegemukan juga bisa menimbulkan penyakit kronis lainnya seperti asam urat, kolesterol, diabetes, batu ginjal, kanker, dan sebagainya.

Salah satu toksin pada usus yang sangat erat dengan masalah berat badan adalah Miquid Plague. Pada artikel sebelumnya juga sudah dibahas tentang apa itu Miquid Plague. Plak yang satu ini menempel pada dinding usus dan menarik makanan sehingga beratnya bisa mencapai 3-12 kilo. Jika Anda ingin berhasil dalam diet kalori hal pertama yang harus Anda lakukan adalah detoksifikasi, keluarkan zat racun atau toksin dari dalam tubuh. ketika toksin keluar, Anda bisa menikmati pola hidup “berantakan” Anda kembali tanpa cemas berat badan akan naik lagi. Caranya adalah Anda dapat menggunakan smartdetox untuk proses detoksifikasi tersebut.

Perbedaan SMART DETOX dengan program DIET KALORI
yang umumnya dilakukan oleh banyak orang.

1. Diet Kalori: Tidak membersihkan racun dari dalam tubuh yang sudah mengendap bertahun-tahun. Sedangkan Diet DETOX: akan menguras tuntas racun yang ada dalam tubuh. Sehingga dengan melakukan Diet Smart Detox organ vital didalam tubuh kita akan dibersihkan seperti jantung, ginjal, pembulu darah, hati, paru-paru usus.

2. Diet Kalori: Hasilnya tidak permanen ini dikarenakan hanya berfokus untuk mengurangi kalori dan membakar lemak yang ada didalam tubuh. Sedangkan Diet DETOX: akan memperbaiki sel-sel pembakaran lemak dan memperbaiki metabolisme tubuh, serta akan memiliki pola makan yang baik dan sehat. Sehingga berat tubuh akan stabil dan tidak naik lagi.

3. Diet Kalori: Tidak melancarkan pembuluh darah. Sedangkan Diet DETOX: akan membersihkan pembuluh darah yang tersumbat dan memperbesar pembulu darah yang mengecil yang dikarenakan asupan makanan yang kurang baik.

4. Diet Kalori: Tidak mencegah penyembuhan penyakit. Sedangkan Diet DETOX: mencegah dan menyembuhkan berbagai macam penyakit karena diet smart detox akan membersihkan darah sehingga membuat daya tahan tubuh semakin baik.

5. Diet Kalori: Akan jauh lebih BOROS dikarenakan akan mengkonsumsi secara terus menerus. SedangkanDiet DETOX: Jauh lebih hemat sekali karena cukup sekali saja membersihkan racun yang ada salam tubuh dan setelah itu metabolisme tubuh akan menjadi jauh lebih baik.

Sekarang sudah tau kenapa diet kalori tidak bertahan lama? Kenapa Anda masih bersikukuh untuk melakukan diet kalori?




tips sehat dan langsing 20 hari

%d blogger menyukai ini: